Sabtu, 02 Februari 2013

idk


Udah lama gue gak ngepost blog. Jan salahin guenya ya, salahin modem nya yang rese. Tapi gue bingung masa mau nulis apaan. Padahal buka nya susah banget, giliran udah kebuka bingung mau nulis apa. Dih-___-
            Eh gue bingung mana yang namanya firasat mana yang namanya paranoid.-. Ia gue kadang suka ngerasa gak enak terus ngebayangin yang jelek-jelek padahal itu semua belum terjadi. Kalau kek gitu apaan ya? Tapi perasaan nya tuh terus aja ada, bikin gue galau juga. Gue kan suka liat dan baca kalau misalnya seseorang atau seseorang nya itu punya seseorang yang mau ngapain gitu, terus si seseorang itu punya perasaan gak enak dan pas dia mengabaikan perasaan nya itu.. BANG! Bad things happend. Nauzubillahimindzalik! Tapi itu yang menghigagpi perasaan gue sekarang. Gue bingung ini cuman ke paranoid-an gue apa pertanda. Yang pasti gue tau gue harus berbaik sangka sama Allah. Allah Maha Baik. And everythings will be alright.
Posted on by Nabila Naomi | No comments

Senin, 21 Januari 2013

"Loved You First"


Girl, that should be me, driving to your house
Knocking on your door, kissing you on the mouth
Holding on your hand, dancing in the dark
'Cause I was the only one who loved you from the start

[Harry:]
But now when I see you with him
It tears my world apart

[All:]
Because I've been waiting
All this time to finally say it
But now I see your heart's been taken
And nothing could be worse
Baby I loved you first
Had my chances
Could have been where he is standing
That's what hurts the most
Girl, I came so close but now you'll never know
Baby I loved you first

[Louis:]
Girl, that should be me, calling on your phone
Saying you're the one and that I'll never let you go

[Harry:]
I never understood what love was really like
But I felt it for the first time looking in your eyes

[Liam:]
But now when I see you with him
My whole world falls apart

[All:]
Because I've been waiting
All this time to finally say it
But now I see your heart's been taken
And nothing could be worse
Baby I loved you first
Had my chances
Could have been where he is standing
That's what hurts the most
Girl, I came so close but now you'll never know
Baby I loved you first

[Zayn:]
First touch, first kiss
First girl who made me feel like this
Heartbreak, it's killing me
I loved you first why can't you see

[Niall:]
I've been waiting
All this time to finally say it
But now I see your heart's been taken
Nothing could be worse

[Zayn:]
Baby I loved you first

[All:]
Had my chances
Could have been where he is standing
That's what hurts the most
Girl, I came so close but now you'll never know
Baby I loved you first

[Zayn:]
Baby I loved you first
Baby I loved you first
Oh yeah

[All:]
Baby I loved you first
Posted on by Nabila Naomi | No comments

Minggu, 20 Januari 2013

PARANOID.-.


Hai para Fans Quhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh ;D
Haha pada nungguin post-an baru gue yaaa, yekan? Yekan? Udahlah gak usah pada pura-pura jadi secret admirer gue gitu deh,  gue kan jadi gak enak wkwkw. Pokoknya ini gue dedikasi in sama para Bellarous a.k.a fans nya Nabila hoho. Kalian suka gak nama fanbase kita itu? Suka yaaaa, oke deh daripada kalian gemes sama gue kita mulai..
#MUCHLOVEFORMYBELLAROUS ;*

Oke kali ini gue bakal cerita tentang ke Paranoid –an gue.. *tengok kiri kanan* Gue nulis ini sambil di iringi lagu Justin yang Take You biar gak horor hahahahhahahaha oke cukup ketawa nya jadi serem kalo kepanjangan. Oia lagu Take You nya Justin itu salah satu lagu favorit gue di album Believe. Kalo lo mau, lo minta aja sama gue, nanti gue bluetooth- in yaaa.. Selain lagu Take You banyak juga yang—Oke stop kenapa jadi mengalihkan pembicaraan gitu.-.
Jadi gue itu ada tugas drama sama bu guru bahasa indonesia, nah gue sama temen-temen itu pengen nya drama kita beda sama dram-drama lain. Caranya.. kita milih tema yang jarang dipilih orang. Tadinya mau cerita detektif, tapi setelah dipikir terlalu susah-___- kata Tazki komuk kita gak ada yang misterius dan pinter gitu semuanya petakilan. Akhirnya gue inget satu cerita yang pernah gue baca, dan itu cerita horor. Iya horor. Tau gak horor. Gak tau yaaaaaaa.....  Lanjooottttt!
Nah bkita akhirnya udah selesai bikin naskah nya, dan setelah dipertimbangkan gue ngerasa seru pasti kalau pake backsound serem biar horor nya kerasa. Gue pun baca post-an admin di Facebook gue yang tentang serem-serem gitu. Nah ada tuh yang namanya Karlamayer. Sebuah lagu yang katanya serem banget dan bisa bikin orang gila kalau saking paranoid nya. Gue pun ngusulin ke temen-temen kalau kita pake lagu itu aja buat backsound. Kita pun download lagunya..... tapi tentunya bukan gue yang donlot kan gue parnoan orang nya ditambah gue searching di internet tentang asal-usul lagu karlmayer itu. Hampir di semua artikel yang gue baca, mereka bilang lagu itu nyeremin banget bangetan._. bahkan mereka cerita ketakutan mereka setelah denger lagu itu. Nah terciptalah main set dalam fikiran gue kalou tu lagu gak bagus sama sekali dan nyeremin daripada botak nya om Voldih dan nilai ulangan gue yang remed. Tapi temen-temen gue bilang lagu itu biasa aja. Apalagi Tazki, dia mah semua nya aja ditanggepin Flat wkwk “Lo itu cuma ke sugesti doang bil, lagunya gak serem cuman bikin pengang doang. Gak nyeremin beneran deh” Tazkia sering bet ngomomg begitu sama gue. Iya gue juga tau Taz, gue ke sugesti tapi jan ditambah parah dengan gue dengerin tuh laguuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu.-.
Yang gue bingung dan sesalkan adalah:
1.     Gue yang nyaranin tema horor
2.     Gue yang nyaranin pake backsound
3.     Gue yang nyaranin pake lagu Karlmayer
4.     Gue yang ketakutan parno setengah mampus
5.     Terus semua nya salah siapa
6.     GUE.
7.     Udah CUKUP! gua mulai depresi
8.     .....
9.     Justin, i think we gotta problem *nangis guling-guling*
10.                         (Justin) Hey are ya still breath? ... SHIT.
11.                         (Justin) im sorry, ur friend was.. you know.. mad.

Dan lebih parah lagi pas gue cerita ke ibu gue dia bilang.................................................................................................................................  “Awas nanti kamu gila lagi. Kamu hrapan satu-satunya juga”
Terus gimana dongggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggg.-.
Justin?
Yah lagunya abis.

Posted on by Nabila Naomi | No comments

Jumat, 18 Januari 2013

Flooding-____-


Oke gue gak tau harus mulai darimana tapi ini bener-bener TERIBLE AND PATHETIC. Rumah gue kebanjiran sampe sedengkul. Semua barang gue basah sampe kasur sama lemari kerendem. Sumpah ini kejadian termengerikan selama gue lahir sampe sekarang. Gue sadar kalo banjir itu gak lucu sama sekali. Dulu rumah nenek gue juga banjir tapi gak separah ini. Awalnya sih pas pagi gak kenapa-kenapa cuma ujan doang, gue gak nyangka sampai bisa kayak gini. Gue juga gak masuk sekolah gara-gara ujan nya gak berenti-berenti dan gak ada jas hujan. Ini kek mimpi aja, tadinya air tuh gak setinggi ini, tapi tau2 air masuk deras kerumah gue. Sampe ubin gue terbuka keatas kedorong air dari dalam tanah. Udah kayak di filim mau kiamat. FYI, disekitar rumah gue gak ada yang separah gue. Mereka rumah nya pada udah di tinggiin. Gue udah dibikinin tanggul, tapi Cuma 20cm sedangkan ini mungkin 50cm. Mana ubin gue pada rembes, ya mening kalo rembesnya sedikit lah ini kayak keran. Cuma dengan beberapa menit rumah gue udeh kaya posseidon yang nabrak es, semua nye kerendem. Pokoknya ibu gue aja ampe takut ngungsi deh kerumah tetangga. Bekas rumah gue yang dulu malah gak kerendem. Gue juga bingung  kenapa Cuma beda satu gang aja, perbedaan nya jauh banget. Di megah 3, gang rumah gue yang dulu air nya Cuma se mata kaki nah di megah 2, tempat tinggal gue yang sekarang se pinggang. Subhanallah! Sekarang alhamdulillah ujan udah berenti tapi air dirunah gue belum turun, masih sedengkul. Gue sekarang lagi di kamar gue, berdiri sambil ngetik di laptop. Tas, baju, buku udah di tempat tidur semua. Tapi gue kelupaan satu kardus buku, alhasil buku gue pun basah. Padahal pas jam setengah tujuh gue nonton redaksi pagi yang lagi liputan banjir, ada berita si Jupe yang ngedatengin warga jakarta yang banjir nya ampe se dada. Gue sempet ketawa, ngeliat ko kasian banget sampe segitunya. Nah sekarang gue yang kebanjiran, dan setelah gue pikir-pikir gue gak mau ketawa sama sekali. Harusnya tadi gue ngedoain mereka supaya banjir nya cepet surut ya. Pertamanya sih air yang naik kerumah gue bening, eh lama-lama jadi butek. Dan air butek iu menuhin rumah gue. Gue juga bingung mikirin besok, kasur sama barang-barang pada basah, mana rumah gue dijamnin kotor banget banyak lumpur. Gue baru tinggal dirumah ini 6 harian, udah kayak gini. Pen bet pindah, tapi gimana lagi. Emang kampret noh yang punya rumah gue yang dulu, masa mau pindah ngasih taunya mepet banget, apa salah nya ngasih tau sebulan sebelum nya. Emang dia kira nyari rumah segampang bikin kandang. Ortu gue kan jadi bingung, galau mau pindah kemana. Gak ketemu yang pas terus. Sekarang gue udah pindah, tuh mana rumahnya didiemin aja. Pokonya sumpah ini terlalu parah buat gue. Mungkin kalo lo gak ngerasain sendiri lo gak bakal tau rasanya KEBANJIRAN yang Fuck YEAH gini.
Posted on by Nabila Naomi | No comments