Kau tidak mengenal ini.
Jemari nya menunjukan kata love di layar ponsel ku.
Dan saat itu aku hanya bisa mengumpat "What the Hell?!"
Di dalam hati. Tentunya.
Aku. Mengenal. Si Pedang bermata dua itu.
Aku. Mengenal. Si api emosi itu.
Aku. Mengenal. Si Rasa Nano-Nano itu.
"Lalu apa itu cinta kalau kau mengenalnya?"
Eh?
Dia tak sadar juga.
Cinta itu Kamu.
Kadang aku berfikir kenapa makhluk yang berjenis laki-laki itu kelewat bodoh.


0 komentar:
Posting Komentar